5 Tips Jadi travelmate Yang Baik Selama Traveling

Monday, 16 October 2017

Ini semua tentang travelmateku waktu aku ke India, travelmate itu sangat menentukan saat kita melakukan perjalanan karena hanya dialah satu - satunya harapan kita di negeri orang. Travelmateku termasuk sahabat yang baik banget dan (maaf) selama kami jalan bareng terlalu banyak penderitaan yang dihadapinya dari ulahku hahahahahaha. tapi sepertinya dia asik-asik aja dengan semua kesusahan yang berhasil aku ciptakan selama kami bersama dan itu akan menjadi kenangan terindah bagiku dan kenangan terburuk buat dia, ya..... aku merasa dia seperti mendapat mimpi buruk selama 14 hari kami bersama-sama hahahha.

How To Become A Strong Woman

Wednesday, 4 October 2017

In disaster risk reduction concept, woman is kind of vulnerable group, its mean woman need support during disaster, I couldn't agree more from this issue, a woman can be a strong person also, they can help each other too even a woman can help man too. This is only a mind set that woman is a vulnerable, but if you say old woman, yes I do agreed, old people is kind of vulnerable, both woman and man.

Being a strong woman is not easy, specially in Indonesia because it is part a culture too, but as a woman we have to be strong and help other who need.  here is some tips I will share to you about how to be a strong woman based on my own experience:

1. Being an independence one, of course we need other help but just do it your self before ask help form other. Dont wait someone came to you and ask you about kind of help. Do it yourself because you have your own energy for that, be a strong and independence as much as you can

2. Life is about challenge, keep your eyes on that, the more you get challenge in life the more you will find solution, this is good for you because you become more wise on it. just keep try to face that challenge and find the solution, I believe this will help you to be more strong woman

3. You can make your own happiness, never wait or depend on other for your happiness, being a happy woman as much as you can, laugh ad free as you want. only you yourself know about your happy moment, so just make it and never wait

4. There is alot of strong woman in the world, just follow them, read their story and you will get something can help you to be a strong woman. 

That is a tips from me, so lets be a strong woman as much as you can do, try all your best and God will do the rest.


Allah Membantuku Ketika Berhijrah

Sunday, 24 September 2017

“Do your best and Allah will do the rest”. Ini adalah motto hijrahku. Pesan inspiratif ini aku dapatkan tidak sengaja dari melihat postingan di facebook yang dibuat oleh abangku, intinya beliau mengatakan bahwa kita harus mencoba melakukan sesuatu dengan kemampuan yang kita miliki dan selanjutnya adalah menjadi kuasa Allah agar semua itu menjadi sempurna. Hal ini sungguh sangat menggelitik karena pada saat itu aku sedang menghadapi permasalahan kuliah, antara berhenti atau melanjutkan kuliah yang artinya aku harus pindah universitas. Banyak sekali tekanan dan ejekan dari teman-teman sekitar, mungkin maksud mereka adalah supaya aku semangat untuk kuliah dan yang sebenarnya adalah tanpa mereka sadari telah memberikan tekanan dan stress yang kuat kepadaku. Stress ini tidak  menjadi kentara karena dukungan dari keluarga terus diberikan, mereka begitu mensupport walapun aku dalam kondisi perkuliahan yang tidak bagus.

Allah swt membantu membukankan hatiku melalui sebait kalimat “do your best and Allah will do the rest”. Allah selalu menolong kita apabila kita terus berusahan dan Allah akan menyempurnakan ikhtiar kita. Aku harus berhijrah dari perasaan tertekan, malu dan malas menyelesaikan kuliah menjadi optimis dan berusaha untuk menyelesaikan kuliah yang hanya tinggal sedikit lagi. Hal ini juga membentukku menjadi seorang muslimah yang saliha yang lebih sabar dan menyerahkan semua ketentuan hidup kepada Allah SWT.

Awalnya menuju kampus bagiku seperti berhadapan ribuan syaitan yang menakutkan, apalagi bertemu dengan dosen seperti aku ada dosa besar, begitulah dahsyatnya ketakutan waktu itu akan tetapi setelah mendapatkan motivasi dari kalimat sederhana do your best and Allah will do the rest. Seakan membuka mata hati yang selama ini tertutup dan dibayangi oleh ketakutan. Bismillah aku melangkah ke kampus yang telah sekian tahun tidak pernah kuinjak lagi dan bertemu dengan Dekan, kuutarakan semua persoalan yang kuhadapi dan aku yang jatahnya sudah di DO (drop out). Beliau mendengar dengan seksana penuh dengan keteduhan. Tidak ada cara lain aku harus pindah universitas dan mengikuti beberapa mata kuliah yang tidak bisa disetarakan. Semuanya berjalan dengan baik dan pada akhirnya aku pindah kuliah dan menyelesaikan kuliah sesuai dengan waktu yang telah aku targetkan.

Hijrah itu memang harus dimulai dari diri sendiri, ketika kita sudah bisa mengotrol diri kita ada titik dimana hidayah itu muncul dan itu bisa dari orang lain. Alhamdulillah dengan berhijrah aku telah menyelesaikan kuliahku dan menjadikanku muslimah yang lebih baik.

Pesanku kepada semua muslimah untuk tidak pernah putus asa karena Allah SWT selalu memberikan jalan yang lebih baik dan ingatlah bahwa Allah SWT tidak pernah memberikan cobaan kepada kita semua kecuali kita mampu untuk menyelesaikan. Bagaimana menyelesaikannya? tentunya dengan jadi lebih baik dengan berhijrah.



How To Convert To Islam

There is no force to choose a religion in this world, every has their own authorities to choose become a Muslim, Christ, Jew or other religion. For me myself your religion is between you and God, its like vertical relationship. As a Muslim of course I trust on Allah and believe Him and His passenger.

Its so simple for being a Muslim (convert), there is none obligations are required, because for Allah its self He know about the secrets of people hearts. But for many reason who the one to convert to being a Muslim are advised to register them self as a Muslim to the government because this will help them to perform Hajj, um rah and married.  

The basic thing to do is you have to pronounce Shahadah with all believe on your heart. Shahadah is you believe there is only one God and you believe in Muhammad is his messenger. Faith is not only the words but also an action, after you reciting shahadah you begin to learn about Islam and act like a muslim. There is the main pillars of Islam:
  • Reciting Shahadah
  • Five daily prayer
  • Fasting during the month of Ramadhan
  • Annual charity to the poor and needy
  • Pilgrimage for Hajj (one in a life time for those who are able)
Reciting Shahadah:
I bear witness that there is no God except Allah, and I bear witness that Muhammad is His messenger. (Ash hadu alla ilaha illallah, wa ash hadu anna muhammadur rasulullah).

So after this you are my brother ans sister in Islam. Do your best and Allah will do the rest


Untuk Lelaki: Perempuan Butuh Cinta Dan Komitment

Saturday, 23 September 2017

Lakik itu kadang atau sering kali mengobral cinta, disana sini selalu bilang I love you, macam tukang sayur yang teriak sayur-sayur dibeli ayo dibeli. sebentar-sebentar bilang aku cinta kamu, lama-lama kok ya jadi sambil lewat saja ya alias basi. 

Padahal cinta itu sendiri mempunyai makna yang dalam, seperti yang disebutkan di https://id.wikipedia.org/wiki/Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarika abadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang.

Nah lakik sekarang itu menyebutkan kata cinta itu seperti angin lalu, tidak ada makna dan hanya pemanis bibir saja sesuka hatinya, tidak ada kebaikan disana dan tidak ada belas kasih. So.... jangan salahkan perempuan ketika mereka tidak memberikan perhatian karena ucapan cinta saja tanpa dilengkapi dengan tindakan itu adalah nonsen, tidak ada arti sama sekali.

Ini bisa dikatakan sebagai curhat perempuan tapi sadarilah bahwa perempuan itu butuh bukti bukan hanya janji. Ada lakik yang sibuk mengobral cinta tapi ketika ditantang untuk membuktikannya malah menghindar perlahan-lahan dan hilang tak tau rimba, bahkan muncul alasan-alasan klise yang menyalahkan perempuan.

Sebagai seorang perempuan tentunya mendambakan laki-laki yang pantas, pantas itu bukan berarti kaya raya dan mapan, pantas itu ketika dia mencintai dengan tulus dan penuh komitment, mencintai tanpa pamrih dan mampu membuktikan bahwa cinta itu ada bukan hanya ucapan saja.

Cinta itu dibuktikan dengan komitment, nah apa itu komitment? komitment itu adalah janji pada diri sendiri dan orang lain yang dipraktekan dalam tindakan kita. Kalau setiap hari asik bilang-bilang cinta tanpa komitmen ya wajar saja bila perempuan menjauh.

Contoh:
Ada lakik yang selalu obral cinta dan perempuan menanyakan tentang komitmen dia, dan ternyata dia hanya diam ditempat tanpa komunikasi sama sekali (mungkin dia pikir perempuan ini hanya batu cukup dipandang saja). Akhirnya si perempuan berfikir ahh... lakik ini tidak pernah serius dan hanya main-main, baiklah semua harus diakhiri. Well... Kemudian si lakik menghubungi setelah sekian lama dan dengan tegas perempuan memberikan keputusan, setelah perempuan ini memberikan keputusan baru silakik berkata" Padahal aku sudah mengatakan kepada orang tuaku untuk melamar kamu". Keputusan sudah bulat and no more relationship. 

Moral from this story is:
Perempuan juga bisa menjadi tegas dan mandiri, perempuan akan menunggu laki yang pantas bukan laki yang tidak bertanggungjawab.

Hidup didunia ini hanya sementara, jadi tidak perlu menghabiskan waktu dengan laki yang tidak berguna

Menjadi sendiri juga akan bahagia daripada berdua dengan laki yang tidak pantas.

Sekian dan semoga bisa membuat semua perempuan yang tersakiti menjadi tegar dan kuat



Kulamar Engkau dengan Sekotak Cappucino

Banyak cerita menarik tentang cinta dan cerita cinta tidak akan pernah habisnya sampai kiamat dunia. Bukannya suka menggosip tapi ini adalah cerita asli dari seseorang yang bersedia berbagi disela-sela jam istirahat sekolah. Begitulah ketika guru-guru perempuan sedang berkumpul maka muncullah cerita-cerita aneh dan lucu dan patut dibagi untuk semua pembaca.

Cerita tentang seorang laki-laki yang pergi melamar dengan sekotak besar cappucino, laki-laki itu terkenal pendiam dikampung dan dia tamatan tekhnik mesin. suatu hari dia datang kerumah ibu guru, ibu guru tidak curiga karena adek lelakinya adalah kawan laki-laki itu, ibu guru sih cuek-cuek saja karena tidak pernahpun terfikir kalau dia datang melamar, kebetulan bundanya tidak ada dirumah dan ibu guru yang membuka pintu.

Laki-laki itu memnyerahkan bungkusan besar yang isinya cappucino, dan silaki-laki duduk sendiri diruang tamu, setelah hampir 30 menit tiba-tiba dia memanggil ibu guru dan mengutarakan isi hatinya bahwa kalau maksud dia datang kerumah adalah melamar ibu guru dengan sebungkus besar cappucino.

Ibu guru tidak bisa menahan ketawa karena ulah laki-laki itu, aneh aneh aja ya tidak pernah ngomong dan tiba-tiba datang membawa kappucino untuk melamar.

Akhir cerita sampai sekarang laki-laki itu dipanggil kappucino.



Terjebak di Delhi

Friday, 22 September 2017

Bukan photo di Delhi :D
Rute perjalanan aku ke India adalah Kuala Lumpur – Delhi. Yeah… Delhi adalah kota pertama  yang aku injak ketika berada di India dan Delhi adalah ibukota Negara India, Delhi menjadi destinasi terakhirku selama di India dengan rencana awal perjalanan adalah Kashmir – Amritsar - Delhi – Agra – Jaipur – Delhi. Tetapi rencana tersebut menjadi terbalik dan Amritsar keluar dari list karena aku tidak jadi menggunakan jalur darat, semua karena tidak ada persiapan yang matang sebelum berangkat ke India, perjalananku ke India hanya bermodalkan tiket pesawat PP dan visa, yang lainnya semua on the spot yang artinya adalah rencana dibuat pada saat berada di tempat alias direncanakan pada saat berada di lokasi (ini jangan ditiru ya sobat, sebaiknya rencanakan perjalanan  kalian dengan matang).


Welcome to Jaipur-India

Thursday, 21 September 2017

Menunggu Metro
Perjalanan ke Jaipur kulakukan dengan menggunakan bus dari terminal Daula Kuan, dari Delhi kami menggunakan Metro sampai di Daula Kuan, terminal bus berjarak sekitar 600 meter dari metro dan kami hanya berjalan kaki, jam sudah menunjukkan pukul 10.30 malam. Delhi waktu itu sangat panas sekali kurasakan, mungkin 44 derajat dengan kondisi aku belum mandi, belum makan dan hanya minum, lengkap sudah kebahagiaan hari ini, ditambah berjalan lagi selama 600 meter. kami sempat berhenti sebentar untuk membeli air mineral dan kemudian melanjutkan perjalanan.

Hiruk pikuk diterminal sudah terlihat, bus-bus berjejer dan penumpang yang menunggu bus serta para calo yang mencari-cari penumpang, kami terus berjalan mencari bus yang pantas kami naiki serta mencari penumpang yang enak untuk diajak berbicara karena kami perlu menghubungin kawan yang di Jaipur sekalian untuk meminjam HP. Mungkin karena terlalu lelah sehingga aku kehilangan keseimbangan, aku terjatuh dan orang-orang sekitar tidak ada yang peduli karena masing-masing sibuk sendiri, temanku sudah jauh kedepan. Aku kesusahan aku bangkit dan berjalan lagi, dalam hati aku merasa sangat kesal sekali kenapa temanku selalu berjalan cepat meninggalkan aku ( hey… you are the best travelmate I ever have lah hehe).

Kami menemukan buss yang kami cari dan kebetulan sekali ada satu keluarga yang enak di ajak berbicara dan mereka menaiki buss yang sama. Kami meminjam hp dia untuk menghubungi kawan kami di Jaipur, semua berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Aku sudah duduk manis dikursi, aku lelah Tuhan.. aku tidak peduli walaupun bus ini tidak ber AC yang penting aku sudah bisa duduk dan memejamkan mata. 30 menit berlalu tapi bus masih belum berjalan dan itu membuat temanku menjadi kesal, dia bilang:” kita harus ganti bus, aku mau bus AC walaupun mahal aku tidak mau tau”. Karena aku sudah sangat lelah, aku hanya menjawab dengan nada kesal:”Terserah kamu”. (aku tau jawabanku ini membuat dia sangat kesal sekali karena dia pernah bilang kalau  dia tidak pernah suka sama orang yang menjawab terserah”.

Lalu dia turun untuk mencari buss lain, aku bisa melihat dari jendela buss dia berusaha untuk mendapatkan buss ber AC dan yang tidak berhenti lama diterminal, setelah beberapa menit berlalu dia masuk ke buss dan mengatakan:”Ayok, aku sudah mendapatkan bus lain”. Karena aku masih kesal dan lelah aku hanya menjawab:”Aku sudah tidak kuat lagi, bawakan tas aku juga”. Dengan sangat sigap dia membawa tas kami berdua. Dan lagi-lagi kami tidak beruntung karena bus tersebut tidak menunggu kami. Aku terduduk dipinggir jalan dan pasrah. Aku berkata kepada temanku:”Kalau sebentar lagi mobil yang kita naik tadi lewat, aku tidak mau naik lagi”.

Aku menunggu dipinggir jalan sedangkan temanku berusaha mencari bus lagi, tidak lama dia sudah mendapatkan bus lagi dan dengan sigap dia membawa dua tas kami kedalam bus. Kami duduk agak didepan dan tentunya lebih nyaman dibandingkan bus sebelumnya karena bus ini ber AC. Tiba – tiba temanku berkata:”Qe tau!! Aku kesal x tadi waktu qe bilang TERSERAH”. Iya aku tau dan aku sengaja mengatakan itu untuk membuat kamu kesal sama aku dan BTW thanks ya sudah membawakan tas aku karena aku  benaran sudah sangat lelah”. “Eh… tas qe benaran berat sekali ya, selama ini aku nga tau kalau tas qe seberat itu”. “Iyalah kamu nga tau karena aku terlihat gagah kan hehehe”. Besok pagi kita akan sampai di Jaipur, mari kita istirahat saja. Kamipun tertidur selama diperjalanan dan aku bermimpi bertemu Shahrul Khan (hahahahaha).

Welcome to Jaipur dan sampai jumpa dengan cerita menarik dari Jaipur. Thanks my travel mate you are the best lah. Tidak ada photo selama perjalanan karena sudah sangat lelah.


Latepost, April 2017

Trakking di Naranag Kashmir

Thursday, 14 September 2017

Duo England sedang memancing
Naranag adalah destinasi terakhir aku di Kashmir dan perjalanan ke Naranag ini tidak pernah terencanakan sebelumnya dan bahkan aku sendiri tidak tahu akan tempat ini sampai pemilih penginapan kami menunjukkan photo-photo dia selama disana. Karena tidak ada perencanaan itulah sehingga aku ketinggalan bus, bukan ditinggal bus sih tapi system perjalanan satu arah dari Kashmir ke Jammu, pada saat aku merencanakan pergi ke Jammu ternyata bus yang pergi pada hari tersebut dari Jammu ke Kashmir, jadilah satu hari lagi di habiskan di Kashmir (walaupun pada akhirnya aku tidak jadi naik bus tapi naik pesawat karena takut banyak habis waktu lagi di jalan). Akhirnya untuk mengisi waktu luang di Kashmir pergilah aku dengan temanku dan dua bule dari England ke Naranag. Semua perjalanan kami itu di bantu oleh pemilik penginapan yaitu Noor Guesthouse, thanks to Him (bahkan dia mencoba menawarkan adik sepupunya untuk menjadi calonku……….duh… nasib jomblower, dimana-mana pingin dibantuin cari jodoh).

Orang-orang Baik di India: Part Pertama

Tuesday, 12 September 2017

Mau pergi kemanapun bahkan ke ujung dunia sekalipun sesuatu yang paling berkesan adalah benda hidup, tahu tidak kalian apa itu??? Pasti tidak tahu khan!! Akupun merasa bersalah juga kalau bilang benda hidup hihiihi. Yach.. bagiku sendiri pengalaman yang paling berkesan kalau melakukan perjalanan adalah bertemu dengan masyarakat setempat, bercerita, tertawa dan berbagi pengalaman dan bertukar cerita tentang tempat masing-masing. April 2017 adalah bulan yang paling berkesan bagiku tahun ini because this is my first time to travel to India, it was my dream since 2012, my thought India adalah suatu Negara yang miskin dan penduduknya paling banyak di dunia selain itu India terkenal dengan filmnya yang aduhai, kadang-kadang aku akan menangis sesugukan dan bisa dipastikan pagi hari mataku akan kembeng sebesar bakso hehehehe.

Dikejar Supir Bajai di Agra

Rikckshaw/ bajai di jaipur
Auto Rikckshaw atau bajai adalah salah satu transportasi yang sangat mudah ditemui di India, selama aku dan temanku traveling di India yaitu di Kashmir, Agra, Jaipur dan Delhi, transportasi yang sering aku gunakan adalah Rikcshaw ( khusus Delhi aku lebih banyak menggunakan metro dan grab, lebih yakin aja naik grab karena sudah ada harga dan tidak perlu tawar menawar lagi, pernah naik rickshaw di delhi tapi kena tipu hiks. Setelah kejadian itu aku naik grab aja walaupun kadang ada kendala bahasa karena hampir semua grab yang aku naik pak sopir nya kurang bisa Bahasa Inggis, jadilah bahasa isyarat dan hah/ nehi serta chalo-chalo. Bahkan ada satu supir grab yang maksain aku buat kasih rate 5 bintang di pelayanan dia, kita yang mau cepat-cepat jadi ketahan sama dia karena dia merebut hp dan memberikan 5 rate bintang sendiri (pada saat itu sangat menyebalkan, tapi mungkin itu untuk kebaikan dia, ya sudahlah).

Bangkok, Here I AM

Friday, 21 July 2017

Siapa sih yang tidak mau keluar negeri, apalagi gratis. Kalau aku mau banget dan itu memang mimpi yang harus diwujudkan InsyaAllah. Perjalanan ke Bangkok adalah salah satu perjalanan yang tidak pernah terencanakan. Tiba – tiba saja ada telpon dari seseorang yang menanyakan apakah aku bersedia ke Bangkok dengannya mewakili Provinsi Aceh untuk sebuat workshop yang difasilitasi oleh UNDP. Aku tentunya sangat terkejut sekali dan tidak menyangka kenapa beliau memilih aku untuk kesana sedangkan banyak lain di Aceh yang bisa dikatakan lebih pintar daripadaku. Dan alasan beliau memilih aku karena aku banyak bekerja untuk community dan karena waktu di buat workshop di Banda Aceh aku mewakili dari Aceh untuk presentasi, peserta workshop waktu itu terdiri dari perwakilan LSM seluruh Indonesia dan Asia Tenggara. Alhamdulillah, rezeki pantang di tolak tentunya aku sangat bersedia. Rezeki anak sholehah di Bulan Ramadhan J

Keberangkat minggu depan dan pada saat kulihat passport, what………….. sudah expired!! Waktu sangat singkat sekali belum lagi persiapan bahan untuk presentasi di sana, aku harus gerak cepat dan Alhamdulillah pasportnya selesai sebelum aku berangkat.

Bismillah dengan menggunakan pesawat Garuda aku terbang dari Banda Aceh ke Medan dan sambung dari Medan ke Bangkok dengan AA. Aku sedikit deg-degan didalam pesawat karena aku melakukan perjalanan sendiri (bisa dikatakan seperti itu) gimana nantinya aku tidak ngerti  (maklum baru pertama kali keluar negeri sendiri) aku pikir ya sudah aku ikutin saja kemana orang-orang pergi. Tiba-tiba ada seorang kakak yang duduk didepan pindah kesampingku. Ternyata dia tidak betah duduk disamping seseorang yang katanya bau makanya dia pindah. Setelah kita ngobrol-ngobrol dan what a surprise kita mempunyai tujuan yang sama yaitu ke Pratunum walaupun tujuan yang berbeda, ternyata Pratunum itu pusat perbelajaan yang harganya murah meriah. Waaah kebetulan sekali dapat kawan baru dan bisa belanja juga.

Perjalanan dari Medan ke Bangkok tidak terlalu lama sekitar 2,5 jam. Keluar pesawat langsung antri di imigrasi karena tidak ada bagasi, lumanyan lama tapi nga apa-apa bisa melihat aneka ragam orang. Wah………………akhirnya aku ada di Bangkok (ndeso hehe) passport stamp then taxi to the hotel. Panjang lebar drama tawar-menawar taxi ternyata ada taxi yang murah meriah yaitu taxi yang mengantar penumbang ke bandara. Kami (aku dan kenalan yang dipesawat naik lagi ke tempat keberangkatan untuk mendapatkan taxi murah, lumayan bisa untuk tambahan belanja J

Setelah menempuh perjalanan selama ± 30 menit, tadaaaaaaaaaaaaaaaaa sampailah di Amary Watergate Hotel. Alhamdulillah hotelnya bagus sekali dan karena sedang bulan Ramadan sehingga aku mendapatkan perlakuan yang istimewa, bisa memilih menu masakan ala-ala Timur Tengah yang dipesan dengan chef special, tinggal telp makanan langsung disajikan ke kamar untuk makan sahur. Maka nikmat mana lagi yang kau dustakan. Ciee..ciee…

First day in Bangkok full day workshop kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama (walaupun kita Cuma berdua yang muslim danri semua total 10 peserta workshop) tapi buka puasa ini begitu indah. Aneka makanan Thailand disajikan tanpa berhenti, betul-betul nikmat dunia.
Tidak  menikmati Thailand di malam hari belum sempurna rasanya. Tapi keluar dengan siapa ya? Waktu itu tahun 2012 YM masih exit so…. Iseng-iseng cari teman, dapatlah seorang teman dari Spanyol yang juga baru sampai di Bangkok karena juga ada workshop. Walaupun kami hanya keliling Pratunum saja tapi sudah bisa tahu sedikit suasana malam di Bangkok.

Hari kedua sebelum pulang ke tanah air kita jalan-jalan ke kantornya UNDP selaku tuan rumah yang mengundang, ini pertama kali kantor yang aku masuk dan check security nya sangat ketat sekali dan ini kantor besar sekali, semua perwakilan UN ada disitu, tiba-tiba Nampak patung burung garuda, waah bangga dengan Indonesia dan tidak lupa cekrek sekali hehehe. Setelah keliling kantor yang sangat besar itu kami pergi belanja. Kalap sudah pasti tapi tidak lupa diri hehehe.

Perjalanan ke Bangkok selesai dengan sempurna tapi aku bertekat suatu saat nanti aku akan kembali lagi ke sini. Bangkok I am here and will be back here one day.

Ini perjalananku pada tahun 2012 sudah lumayan lama dan sedang edisi kangen J            


Noor Guesthouse kashmir India

Monday, 17 July 2017

Noor Guesthouse
Tempat yang baik untuk menginap selama traveling itu tidak hanya fasilitas kamar tetapi juga bangaimana pemilik tempat melayani kita selama menginap ditempat tersebut. Selama aku traveling di Kashmir aku menginap di dua tempat, tempat yang pertama itu lumayan jauh dari Dal Lake sehingga pada hari ke tiga aku di Kashmir aku mencari tempat baru yang dekat dengan kota dan harganya masih terjangkau di kantong backpacker seperti aku ini.

Mungkin aku dan temanku termasuk backpacker yang sedikit nekat dan kurang persiapan, kami hanya mengandalkan apa yang kami lihat aalias on the spot. Awalnya kami pikir akan pindah ke houseboat tapi agak sedikit susah karena harus naik shikara untuk menyebrang ke houseboat, akhirnya kami mencari penginapan disekitar Dal Lake saja supaya mudah kemana-mana keliling jalan kaki.

The owner and guest 
Setelah masuk beberapa penginapan, ada yang viewnya kurang bagus, ada yang pemiliknya kurang bersahabat akhirnya kami menemukan satu penginapan yang pemiliknya sangat baik dan membantu, Noor Guesthouse, salah satu penginapan yang direkomendasikan oleh Lonely Planet, aku menyukai tempat ini bukan hanya karena tempatnya tapi juga karena pemiliknya yang sangat bersahabat dengan kami. Kami juga bisa memandang kesibukan di Dal Lake dan mendengar bisingnya kendaraan di siang hari, milihat burung-burung yang dengan jinaknya berdiri dekat sekali denganku ditiang-tiang listrik disepanjang Dal Lake.

ruang kamar 
Harga kamar yang lumayan murah dan bisa nego dengan fasilitas kamar yang bagus serta pemilik yang sangat bersahabat sehingga aku betah menginap di Noor Guesthouse, yang awalnya kami hanya menginap satu malam saja menjadi tiga malam.

Pemilik Noor Guesthouse ini pasangan suami istri Kashmiri dan mempunyai seorang anak perempuan yang juga menjadi teman ngobrol kami. Mereka berbaik hati meminjamkan sim card untuk kami gunakan. Selama di Kashmir sangat susah mendapatkan signal internet, bahkan 3 hari pertama kami disana internetnya sempat down karena ada election day (tidak tahu pasti, ini kata mereka).

So….. bagi teman-teman yang ada berencana pergi ke Kashmir aku merekomendasikan Noor Guesthouse untuk menginap ya. Bisa dihubungi untuk pemesanan di alamat dibawah ini atau kalau mau on the spot juga boleh J

Noor Guesthouse Srinagar Kashmir India
Abi Buchwara Dalgate G.P.O 190001
Call 9906703367/ 01942450872

Enjoy holiday end enjoy Kashmir
Srinagar, 15 April 2017
Latepost

#JanganLupabahagia 

Drama Kelebihan Bagasi di Bandara KLIA 2

Tasnya  ngintip dibelakang, nga besar x kan

Kesal itu kenapa beda bandara beda peraturan dan keamanannya padahal masih sama pesawat. Ini menjadi drama yang menyebalkan bagiku, bagaimana tidak dari Banda Aceh – KL lolos bagasi walaupun lebih dari 7 kg, emang sih selama diruang tunggu bandara aku ada mendengar ada announcement peraturan baru bahwa tidak boleh membawa bagasi lebih dari 7 Kg tapi tidak ada pemeriksaan ketat dan aku bisa lolos.
Drama yang menyebalkan terjadi ketika aku akan berangkat ke India melalui KLIA 2, aku pikir bisalah lewat karena aku melihat banyak penumpang yang lolos tanpa ada di timbang bawaannya, kali ini mungkin agak ketat dan nasib lagi apes aja, ketika aku berjalan menuju imigrasi tiba-tiba ada petugas yang memanggil dan tasku diminta untuk diletakkan di timbangan. Ops…jadi deg degan dan ternyata kelebihan bagasi sodara-sodara tidak tanggung-tanggung 3 kg. Aku tidak diperbolehkan masuk dan harus ke loket W (kalau tidak salah) untuk membayar kelebihan bagasi, mana uang ringgit tidak cukup lagi tapi untuk saja sama travelmateku ada (sorry ya terlalu menyusahkanmu selama diperjalanan, semoga kamu tidak kapok jalan sama aku lagi hehe).
Cuma segini aja besar tas
Akhirnya aku membayar sebanyak 135 Ringgit dan tas tidak bisa masuk ke kabin, kesal dan menyebalkan memang tapi ya sudahlah rugi banyak, belum sampai India saja udah rugi dan menyusahkan, bagaimana kalau sudah disana ya? Pasti travelmateku akan sabar atau akan membunuhku hehe.
Well, dari pengalaman ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga buatku, kalau traveling itu bawa barang seperlunya saja tidak perlu angkut semua isi lemari tapi temanku bilang yang paling penting itu perlu bawa banyak uang.
Kuala Lumpur, 9 April 2017
Latepost

#janganLupaBahagia









Kashmir dan Tulip

Wednesday, 21 June 2017

Dia membayar tiket masuk ketaman tulip kemudian dia segera masuk melalui pintu yang sedikit terbuka, dia langsung terpana melihat hamparan pemadangan didepannya. Bunga tulip yang beraneka ragam warnanya dari yang merah, pink, putih, ungu dan lainnya dan dari kejauhan terlihat pegunungan yang berdiri dengan gagahnya terselimuti dengan salju dan sepoi - sepoi udara dingin yang menusuk sampai ketulang sehingga menambah suasana menjadi begitu sempurna, tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata karena ini adalah pertama kalinya dia melihat bunga tulip dan salju langsung.

Bagaimana Menuju Taj Mahal

Credit by Zatin Abdullah
Menuju Taj Mahal ya pergi ke India kemudian langsung ke Agra karena Taj Mahal itu terletak di Agra. Well…. Maksudku disini  adalah bagaimana masuk ke bangunan Taj Mahal itu sendiri guy . sebagaimana kita ketahui  untuk memasuki sebuah bangunan yang pertama kali dilakukan adalah membeli tiket, mungkin agak berbeda dengan tempat lain, membeli tiket untuk masuk ke Taj Mahal itu lumayan jauh mungkin sekitar 1 km ke Taj mahal tapi tidak apa – apa karena disediakan angkutan gratis untuk sampai ke pintu gerbang masuk.  Bagi turis yang menginap di Agra aku sarankan untuk menginap di penginapan yang dekat dengan tempat beli tiket sehingga tidak jauh berjalan tapi kalau mau menginap di tempat yang jauh juga tidak masalah sih karena menurutku Agra itu kecil dan mudah di jangkau. Waktu itu aku menginap di Bed Wiser, pemiliknya lumayan ramah jadi tinggal disitu lebih menyenangkan.

Insiden ATM di India

Monday, 22 May 2017

“Nggak usah tukar semua ke rupee, entar bisa pake ATM aja waktu di India” kata temanku waktu mau tukar rupee di Malaysia. Well… baiklah aku tukar 2 juta saja ya kataku. I trust him as an expert karena sudah sering ke luar negeri. Aku apalah cuma backpacker cilet-cilet  dan sudah tua, baru mulai traveling pada saat usia sudah mendekati uzur hahahaha.

Orientasi CTP untuk Relawan PMI

Monday, 6 March 2017

Relawan adalah kekuatan PMI dalam memberikan pelayanan di masyarakat, pelayanan yang baik tentunya harus didukung dengan relawan yang mempunyai kapasitas sehingga menjadikan PMI dicintai oleh masyarakat. Gempabumi yang  terjadi di Kabupaten Pidie Jaya pada tanggal 7 Desember 2016 membuka peluang kepada PMI untuk mengabdi di masyarakat. Relawan yang dilibatkan tentunya harus mempunyai kapasitas disetiap layanan yang diberikan, oleh karena itu PMI bekerjasama dengan IFRC membuat pelatihan-pelatihan dan orientasi kepada relawan, salah satu orientasi yang dibuat adalah Orientasi CTP.

Tenangkan Hati

Thursday, 2 March 2017

Mau merendah seperti apalagi yang harus kulakukan Tuhan?
Aku diam bukan berarti aku setuju
Aku hanya tidak ingin ribut saja
Bertahanpun tidak ada guna dan tidak penting karena diapun begitu keras
Apakah aku harus menyerah atau pura-pura gila membiarkan dia menjajah?
Aku hanya butuh ketenangan hari
Aku pasti mau melepaskan semua
Dan aku yakin aku bisa
kenapa?
Karena aku memang tidak mengejar dunia
Tuhanku kepadamu aku kembali
Kepadamu aku bersandar
Aku lelah dengan semua ini
harapku Engkau akhiri
Tenaangkanlah hati ini dengan sabar....sabar...dan sabar yang masih kupunya.
Do Love You Allah 

Surat Untuk Calon Suami

Thursday, 9 February 2017

Dear  Calon Suami
Ini adalah surat cinta pertamaku untuk kamu, dimanapun kamu berada , siapapun kamu, semoga cinta kita akan semakin mendalam dan suatu saat nanti kita akan bertemu dipelaminan. Aku menulis ini agar kamu mengerti tentang aku dan kamu akan tau bagaimana pernikahan yang aku inginkan dan bagaimana kita akan menjalin kehidupan kedepannya begitu juga harapan-harapanku tentang kamu, semoga kamu tidak keberatan ya. Jangan lupa bahagia hehehe.

Alone But Not Lonely

Wednesday, 8 February 2017

Hi girl..... why you still alone in your this age? oh God.. I really hate anyone who say this to me, this not polite i think but i cant say anything to people, because everyone have their own idea about everything. the most from this is I dont like judge people even they said something to me. I cant forgive myself is other hate me cos of my judge. this really hurt.

Toke Krukuh

Ide menulisku banyak muncul dari orang-orang sekitar, tidak perlu bingung akan ide karena ide tidak akan pernah habis, teman-teman disekitar bisa menjadi bahan tulisan, tidak perlu memikirkan orang suka atau tidak suka membaca tapi yang lebih penting orang yang kita tulis itu membacanya, kalau dia tidak mau baca kita teror aja dia.
Powered by Blogger.

Contact Form

Name

Email *

Message *

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS